Pembuatan Spray Serai Wangi Untuk Pencegahan Gigitan Nyamuk Dilingkungan Sondakan Rt2 Rw11 Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.62671/dcs.v3i1.257Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Vektor, Repelan Alami, Serai Wangi, Spray Anti NyamukAbstract
Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Surakarta dengan Case Fatality Rate mencapai 1,67% pada tahun 2025 menuntut adanya pengendalian vektor penyakit yang jauh lebih aman untuk digunakan oleh masyarakat apabila dibandingkan dengan insektisida kimia yang berbahan dasar DEET. Penggunaan tanaman serai wangi (Cymbopogon nardus L.) yang memiliki kandungan senyawa sitronelal dan geraniol menawarkan potensi yang sangat besar sebagai repelan alami yang terbukti efektif dan memiliki risiko kesehatan yang minim. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK Sondakan melalui sebuah pelatihan pembuatan spray anti nyamuk dengan menerapkan metode Participatory Action Research (PAR). Realisasi dari kegiatan ini memiliki fokus utama pada alih teknologi sederhana yang mencakup tahapan penakaran bahan-bahan, proses pencampuran bahan baku, hingga tahap akhir berupa pengemasan produk yang kemudian dievaluasi secara langsung melalui uji keterampilan dan uji organoleptis terhadap produk yang dihasilkan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa para peserta pelatihan telah mampu memproduksi sediaan repelan yang homogen dan sangat sesuai dengan standar yang ditetapkan melalui penerapan metode demonstrasi. Sebagai kesimpulannya, peningkatan keterampilan warga melalui program ini diharapkan dapat menjadi sebuah solusi preventif mandiri yang bersifat ekonomis dan juga berkelanjutan guna menekan secara maksimal laju penyebaran penyakit DBD di lingkungan pemukiman masyarakat.
References
Amabile, T. (2018). Creativity in Context. Westview Press.
Astuti, R., Pratiwi, L., & Wijayanti, D. (2021). Pelatihan pembuatan produk herbal sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 6(2), 55–63.
Astuti, R., Pratiwi, L., & Wijayanti, D. (2021). Pelatihan pembuatan produk herbal sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 6(2), 55-63.
Gondokesumo, M. E. (2025). Implementation of process technology and diversification of essential oil production berbasis minyak atsiri di komunitas. contoh pengembangan usaha.
Kementerian Kesehatan RI. (2025, November 5). Angka DBD sepanjang 2025 mencapai 131.393 kasus dengan 544 kematian. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/humaniora/827510/angka-dbd-sepanjang-2025-mencapai-131393-kasus-dengan-544-kematian
La Ode Akbar Rasydy, Banu Kuncoro, & M.Y. Hasibuan. (2020). Formulasi Sediaan Spray Daun dan Batang Serai Wangi sebagai Antinyamuk Culex sp. Jurnal Farmagazine, Vol. VII No. 1.
RRI. (2025, November 24). DBD Surakarta melandai, warga diimbau tetap waspada. Radio Republik Indonesia. https://rri.co.id/kesehatan/1498960/dbd-surakarta-melandai-warga-diimbau-tetap-waspada
Setyowati, R. M., Ananta, D. Y., Silaban, S. S., Putro, A. M., & Majid, S. M. (2025). Pelatihan pembuatan spray serai anti nyamuk bagi ibu-ibu PKK Kelurahan Pakintelan Gunungpati Semarang. BESIRU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(12), 1242–1247.
Supriyanto, D., Pramesti, N. P., Dega, M. R., Arofah, A., Dwi S., A. B., Pereira, A. A., Afril S., D. W., Roziqin, K., Pratiwi, A., Fahmi A., B., & Kartika, S. D. (2025). Pengembangan produk spray anti nyamuk herbal “Lavsera” melalui sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat. Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS), 6, 455–461.
Suryani, D., et al. (2021). Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Widiastuti, Y., & Dewi, R. (2020). Repelan nabati sebagai alternatif pengendalian nyamuk. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 8(2), 75-82.
Yulian, Y., Rustika, & Djamaluddin, A. (2025). Hubungan Curah Hujan dan Suhu Udara dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jurnal Medika Malahayati, 9(2), 225-235.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ardi Setyawan, Ricard Nixon Holo, Sharone Debora Rengkuan, Yokebet, Nurul Syazwani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









