Pelestarian Kerajinan Gerabah Gendok Sebagai Identitas Budaya Dan Sumber Ekonomi Kreatif Masyarakat Tuban
DOI:
https://doi.org/10.62671/dcs.v3i1.227Keywords:
Gendok Tuban, pelestarian budaya, ekonomi kreatif, gerabah tradisionalAbstract
Kerajinan gerabah gendok merupakan salah satu wujud nyata pelestarian budaya lokal di Tuban yang memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat kreatif. Penelitian ini menyajikan gambaran produksi gerabah gendok berdasarkan wawancara langsung dengan perajin di Tuban, mencakup bahan baku, proses produksi, pemasaran, kendala, serta nilai ekonomi dan budaya yang melekat. Dengan pendekatan studi kasus, artikel ini memaparkan bagaimana kerajinan gerabah gendok tetap eksis meskipun menghadapi tantangan seperti cuaca serta kebutuhan akan pelestarian keterampilan tradisional. Gerabah gendok juga diposisikan sebagai simbol identitas budaya sekaligus sumber pendapatan masyarakat setempat, yang selaras dengan eksistensi kerajinan gerabah sebagai warisan budaya di berbagai daerah Indonesia. Referensi akademik dan sumber berita turut digunakan untuk memperkuat analisis aspek budaya dan ekonomi kreatif kerajinan gerabah.
References
Anom, L., Safii, A. A., & rekan. (2024). Inovasi manajemen usaha dan pemasaran digital pada kerajinan gerabah tradisional. Capacitarea: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 45–54.
Astuti, A. (2008). Keramik: Ilmu dan Proses Pembuatannya. Yogyakarta: Jurusan Kriya Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta.
Astuti, A. (2015). Keramik: Ilmu dan Proses Pembuatannya. Yogyakarta: ISI Press.
Gautama, N. (2011). Keramik untuk Hobi dan Karier. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Hakim. (2017). Pembuatan Gerabah. Mataram: Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat.
Howkins, J. (2017). The Creative Economy: How People Make Money from Ideas. London: Penguin Books.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2020). Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya. Jakarta: Kemenparekraf RI.
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Mahardika, N. S., Pangestu, N., & Setyowati, M. D. (2024). Pelestarian budaya dan regenerasi pengrajin gerabah melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 78–88.
Martadiani, A. M., Darma, I. K., & Suarka, I. B. K. (2023). Pemberdayaan pengrajin gerabah melalui pemasaran berbasis digital. BERNAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 155–164.
Prasetyo, B., & Nugroho, A. (2019). Pengembangan kerajinan tradisional sebagai basis ekonomi kreatif. Jurnal Kebudayaan, 14(2), 123–135.
Putri, D. A., & Santoso, B. (2021). Pendampingan UMKM kerajinan dalam meningkatkan daya saing usaha. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 33–42.
Purnawati, E. (2023). Peran Tridharma Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan UMKM Masyarakat Desa. 2(4). https://doi.org/10.35960/pimas.v2i4.1288
Raharjo, T. (2011). Seni Kerajinan dalam Perspektif Budaya. Yogyakarta: ISI Press.
Suryani, N. (2018). Kerajinan tradisional dan keberlanjutan budaya lokal. Jurnal Seni dan Budaya, 10(1), 45–56.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Indah Vidia Fatma Wati, Lathifatun Nisa’, Anggie Eka Cahyani, Luluk Iddah Masrufah, Siti Nur Aini, Rifa’atin Aditya Cahyani, Warosatun Ni’mah, Muslimin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









